Halaman

Kamis, 12 Maret 2015

KENAPA HARUS SAYA?






Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983.

Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan:  "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??"

Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,  Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis, Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,  Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,  Lima ribu mencapai Grand Slam,  Lima puluh mencapai Wimbledon, Empat mencapai semifinal, Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia. Kegagalan membuatmu tetap rendah hati. Kesuksesan membuatmu tetap berpijar. Namun, hanya iman yg membuatmu tetap melangkah.

Nikmatilah hidupmu. Tapi? Hanya anak2 miskinlah yg melakukannya. Tapi? Hanya mereka yg hidup sederhana yg bisa tidur nyenyak. Berjalanlah dengan rendah hati. Dan mencintailah dengan tulus
(Sumber: Unknown)

Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?"

Kebahagiaan membuatmu tetap manis.Layak dibagikan:Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu.Anak kecil di ladang memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.Begitulah hidup.Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan. Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan. Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya perkawinan yg terbaik.Hiduplah sederhana...

KASIH ADALAH ANUGERAH TUHAN YANG TERINDAH



Kasih merupakan anugerah Tuhan yang terindah Kasih membuat hidup tetap mempersona dan berwarna,  walau pun penuh dengan duri Ia menyapu gelapnya hidup hanya dengan kedipan mata Keindahan kasih tak pernah sirna terhapus derita yang mungkintelah mengacaukan kehidupan ...Di dalam gelapnya kehidupan, kasih senantiasa hadir memberi terangKekuatan Kasih bukan seperti banjir yang melanda kota Jakarta, tetapi seperti air sungai yang senantiasa mengalir tiada hentiKedasyatan Kasih bagaikan angin sepoi-sepoi yang berhembus memasuki relung hati dan jiwa ...

Saya menemukan puisi tentang kasih ini, ketika saya merenungkan kehidupan dan pelayanan saya, yang genap dua puluh lima tahun pada hari ini (21 Februari 1991-21 Februari 2016). Saya bukan malaikat, hanya manusia biasa yang berupaya tetap setia guna memenuhi panggilan-Nya dalam kehidupan saya.


Maryam Kurniawati D.Min (Diracik dari berbagai sumber, salah satunya katolisitas.org/10342/puisi kasih)

DAMAI YANG HILANG



By Pdt. Maryam Kurniawati D.Min

Semua orang pasti pernah marah. Jika Anda termasuk orang yang gampang marah dan kesal, hati-hati! Mengapa? Pertama,karena kemarahan adalah emosi yang negatif, yang dapat membuat Anda sakit kepala dan kehilangan damai sejahtera.

Kemarahan memiliki spektrum yang berbeda, mulai dari frustrasi ringan, hingga kemarahan yang meluap-luap. Menurut para ahli, kemarahan tidak hanya akan mempengaruhi emosi saja, tetapi kemarahan juga mempengaruhi otak Anda. Bagian dari otak yang akan merespon di bagian otak ketika Anda marah adalah amigdala. Amigdala merespons emosi dan naluri yang terkait dengan rasa takut, stres, dan perasaan terancam.

Ketika Anda marah, darah akan mengalir langsung ke korteks frontal dan mengurangi kemampuan Anda untuk berpikir dan bertindak secara rasional. Hasilnya bisa menguntungkan, tetapi juga bisa merugikan Anda. Sebab itu ketika marah, banyak orang bertindak tidak rasional dan akhirnya menyesal..




Kemarahan akan membuat kelenjar adrenal memproduksi hormon adrenalin dan stres, yaitu kortisol. Kemudian darah yang biasanya mengalir ke lambung dan usus akan mengubah arah ke otot dan mempersiapkan tubuh Anda untuk melawan. Hal itu menyebabkan Anda bisa melakukan hal-hal yang tidak masuk di akal dan di luar kemampuan fisik ketika Anda marah. Ketika Anda marah, tekanan darah, suhu tubuh, pernafasan, denyut jantung juga akan meningkat serta pupil mata melebar. Jika Anda sering marah dan kesal, dalam jangka panjang hal ini merusak jantung dan kesehatan mental Anda.

Peristiwa kebangkitan Lazarus (Yohanes 11:45-57) menimbulkan kemarahan dalam diri orang-orang Farisi. Orang-orang Farisi merasa tersinggung, kesal, marah dan sakit hati kepada Tuhan Yesus, karena dianggap telah menyimpang dari kaidah-kaidah/norma-norma agama Yahudi. Popularitas mereka langsung terjun payung, dan mereka merasa tidak damai sejahtera karena orang banyak lebih percaya kepada Tuhan Yesus. Ujung-ujungnya, mereka berusaha untuk menyingkirkan Tuhan Yesus dengan menghalalkan segala cara, seperti menggunakan wibawa Mahkamah Agama. Namun Tuhan Yesus tidak merespon secara negatif kemarahan dan kekesalan mereka. Ia mengupayakan jalan tengah, yaitu jalan damai serta meredam kemarahan dengan pergi ke suatu tempat.

Setiap orang bisa saja tersinggung, kesal dan marah. Salah satu peyebabnya adalah pikiran negatif tentang orang lain. Salah duga dan buruk sangka kerapkali membuat seseorang tidak hanya kehilangan damai sejahtera tetapi juga bersikap kejam dan jahat karena ia mencari sasaran kemarahan. Akibatnya, orang lain juga merasa tidak damai sejahtera. Sekarang ini banyak sekali alasan yang membuat orang menjadi tersinggung, marah dan sakit hati serta menjadi pemarah. Tuhan Yesus mengajar kita untuk berpikir positif bukan negatif. Mencari hikmah dibalik semua masalah, meredam kemarahan serta mengupayakan jalan damai akan menolong kita tidak kehilangan kontrol serta damai sejahtera. Berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan diri sendiri adalah solusi yang terbaik (Kebaktian Remaja GKI Cicurug, 22 Februari 2015)



MANIS DAN PAHIT







Manis dan pahit, adalah dua kombinasi rasa yang menarik. 
Ada kalanya hidup ini terasa begitu manis, seperti kue lava coklat dan ice cream vanilla yang manis. Tetapi tidak jarang pula terasa begitu pahit, seperti kopi tanpa gula. Semuanya bergantung pada kita. Apakah kita mau menggabungkannya, sehingga hidup ini terasa manis tapi juga pahit karena disitulah letak keindahannya. Bila kita tiak mampu berjalan seorang diri, buatlah lompatan ... asal jangan sendiri (kata seorang sahabat), karena Tuhan akan menjadikan semuanya menjadi indah tepat pada waktunya (Pengkotbah 3:11) - (Baileys Choco Lava Cake, Baikeys Coffee)

HOMO SOCIUS


By Pdt. Maryam Kurniawati D.Min


Manusia adalah makhluk sosial (Homo Socius). Dalam menjalani kehidupan ini, manusia tidak dapat hidup seorang diri tanpa bantuan orang lain. Sehebat apa pun dia, orang pasti membutuhkan kehadiran dan pertolongan orang lain dalam kehidupannya. 

Menurut Abraham Maslow manusia memiliki 5 macam kebutuhan yaitu physiological needs(kebutuhan fisiologis), safety and security needs (kebutuhan akan rasa aman), love and belonging needs (kebutuhan akan rasa kasih sayang dan rasa memiliki), esteem needs(kebutuhan akan harga diri), dan self-actualization (kebutuhan akan aktualisasi diri) yang dijabarkan sebagai berikut:

1.   Kebutuhan Fisiologis (Physiological). Jenis kebutuhan ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan dasar semua manusia seperti makan, minum, istirahat, menghirup udara, menghindari rasa sakit dsb. Jika kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi, tubuh manusia akan menjadi rentan terhadap sakit penyakit.

2.   Kebutuhan rasa aman dan perlindungan (Safety and Security Needs)  Ketika kebutuhan fisiologis seseorang telah terpenuhi, kebutuhan akan rasa aman, stabilitas, proteksi dan keteraturan akan muncul. Jika tidak terpenuhi, akan timbul rasa cemas dan takut sehingga dapat menghambat pemenuhan kebutuhan lainnya.

3. Kebutuhan akan rasa kasih sayang dan rasa memiliki (Love and Belonging Needs). Ketika kedua jenis kebutuhan di atas terpenuhi, seseorang akan membutuhkan kasih sayang dan rasa memiliki. Hal ini dapat terlihat dalam usaha seseorang untuk mencari dan mendapatkan teman, kekasih, anak, atau bahkan keinginan untuk menjadi bagian dari suatu komunitas tertentu seperti tim sepakbola, klub peminatan dan seterusnya. Jika tidak terpenuhi, maka perasaan kesepian akan timbul.

4.   Kebutuhan akan harga diri (Esteem Needs). Setelah ketiga kebutuhan di atas terpenuhi, akan timbul kebutuhan akan harga diri. Menurut Maslow, terdapat dua jenis, yaitu lower one dan higher oneLower one berkaitan dengan kebutuhan seperti status, atensi, dan reputasi. Sedangkan higher one berkaitan dengan kebutuhan akan kepercayaan diri, kompetensi, prestasi, kemandirian, dan kebebasan. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka dapat timbul perasaan rendah diri dan inferior.

5. Kebutuhan aktualisasi diri (Self Actualization). Kebutuhan terakhir menurut Maslow adalah kebutuhan akan aktualisasi diri. Jenis kebutuhan ini berkaitan erat dengan keinginan untuk mewujudkan dan mengembangkan potensi diri. Menurut Abraham Maslow, kepribadian bisa mencapai peringkat teratas bila mengalami interaksi dengan banyak orang, karena dengan aktualisasi diri seseorang akan dapat memanfaatkan potensinya secara sempurna.




            Dari kelima hierakhi kebutuhan yang dijabarkan oleh Abraham Maslow, kita disadarkan bahwa hidup kita tidak terpisahkan dari orang-orang yang ada di sekeliling kita. Dengan teman-teman kita dapat berbagi suka dan duka, dan ada orang-orang yang dihadirkan Tuhan untuk memberikan pertolongan ketika kita sakit, susah dan menderita. Ya, itulah sebabnya kita saling membutuhkan. Saya butuh kamu, dan kamu butuh saya.

            Keluarga (orang tua, anak, suami atau isteri) adalah orang-orang yang paling dekat dengan kita. Sekali pun kadang dipisahkan oleh jarak, tetapi tidak membuat kita kehilangan kontak. Komunikasi dan hubungan batin tetap harus terjaga. Di dunia ini seungguhnya semua orang saling membutuhkan. Tidak ada satu pun manusia yang dapat hidup seorang diri tanpa bantuan orang lain. Sehebat apa pun dia, pasti membutuhkan orang lain dalam kehidupannya.

            Coba bayangkan saja, apa jadinya hidup keluarga kita bila tidak ada tukang sayur yang menjual tahu, tempe, telur, wortel, kacang panjang, bawang merah, bawang putih  dsb untuk kita masak dan makan? Mungkin kita punya uang yang banyak, tetapi jika tidak ada petani yang menanam padi di sawah, dan sayur mayur di ladang, keluarga kita akan mati kelaparan. Coba lihat halaman depan rumah. Apa jadinya bila tidak ada truk pengangkut sampah, dan tukang sapu yang membersihkan daun-daun kering dan bungkus plastik makanan dan minuman yang berserakan di jalan? Rumah kita pasti akan penuh dengan sampah yang bau dan busuk, dan halaman rumah kita menjadi sarang tikus dan ular.

          Percayalah, hidup kita akan susah dan tidak menyenangkan seandainya kita hidup seorang diri tanpa teman atau orang lain di sekitar kita. Perhatian dan kepedulian orang lain kepada kita adalah wujud nyata bahwa kita kita tidak sendiri dalam hidup ini. Sebab itu dalam komunitas keluarga dan masyarakat, akan selalu ada uluran tangan dari orang lain dan kita harus senantiasa introspeksi, untuk bisa berbagi dan membantu orang lain. (Disarikan dari berbagai sumber :))


HIDUP BERDAMAI DENGAN GLAUCOMA


By Pdt. Maryam Kurniawati D.Min

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami gangguan di mata sebelah kanan saya. Rasanya nyeri dan kepala pening. Sudah lama saya tidak kontrol ke dokter, pertama kuatir ukuran kacamata bertambah, dan kedua, merasa aman, dan tidak ada gangguan yang cukup berarti. Kontrol ke dokter bisa dilakukan 6 bulan atau 12 bulan sekali. Kecuali ada situasi darurat (seperti serangan karena tekanan bola mata tinggi, pandangan kabur, rasa nyeri di mata atau pembuluh darah di mata pecah. Senin pagi (2/2/2015) akhirnya saya konsultasi ke Dr. Vinsensius di Klinik Mata Nusantara. Beliau adalah salah satu ahli Glaukoma, selain Dr. Srinagar (RS Aini, sudah uzur), dan Dr. Vidyapati (JEC Menteng) yang saya kenal.

Pertanyaan pertama yang diajukan adalah, siapa yang sakit Glaukoma di Keluarga. Jawaban saya, adalah Ibu dan Kakek saya (Ayah dari Ibu), dan saya mengalami Glaukoma sejak 12 tahun yang lalu. Sudah di laser kedua bola mata, karena tekanan bola mata yang tinggi dan secara teratur merawat Glaukoma saya dengan baik. Pemeriksaan dilakukan secara teliti, tekanan bola mata masih normal, hanya ukuran kacamata sebelah kiri bertambah dan permukaan mata kering. Saya harus memakai obat tetes Timol 2 kali sehari, dan air mata buatan 3-4 kali sehari. Ah tampaknya, saya harus lebih banyak meneteskan air mata agar permukaan mata saya tidak kering smile emoticon Saran dokter, saya harus menghindari obat2 flu seperti Panadol, Obat Batuk yang biasa dijual di apotik-apotik. Menghindari kopi frown emoticon (sedihnya, karena saya paling suka dengan teh dan kopi).

Tapi Tuhan sungguh baik, saya sudah mengalami serangan dua kali (mata kiri), di laser kedua bola mata, ukuran kaca mata jauh dekat plus plus... Tapi saya masih bisa membaca banyak buku, menggunakan komputer/laptop, menulis, melayani Kebaktian/Sakramen, bahkan membuat Kurikulum dan menyelesaikan studi saya tepat pada waktunya. Penglihatan saya berangsur-angsur memang berkurang, tapi seperti yang pernah di katakan Ayah saya, "Tuhan menutup sebagian matamu agar engkau tidak melihat Hal-Hal yang tidak perlu kau lihat."

Saya ingin mensharingkan kepada Teman-Teman, apa itu Glaukoma dan bagaimana kita dapat mengatasi atau merawatnya dengan baik. Semoga bermanfaat. Soli Deo Gloria.


Glaukoma
Glaukoma merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan saraf optik yang diikuti dengan gangguan pada lapangan pandang, yang biasanya disebabkan karena tekanan bola mata yang meninggi. Hipertensi, diabetes militus juga merupakan faktor resiko terjadinya Glaukoma, selain orang-orang dengan kelainan kaca mata dengan minus/plus tinggi, migren dan riwayat penyakit Glaukoma dalam Keluarga (seperti Ibu/Ayah/Saudara kandung yang Glaukoma).

Penggunaan golongan cortisone (steroids) dalam jangka waktu lama dan terus-menerus, seperti obat tetes mata obat inhaler untuk penderita asma, obat steroid untuk radang sendi, dan pengasup obat yang memakai steroid secara rutin lainnya bisa menjadi pemicu faktor risiko timbulnya Glaukoma. Penggunaan kacamata minus tinggi juga dapat menjadi faktor risiko timbulnya glaukoma. Pada tekanan bola mata di atas 21 mmHg sangat berisiko tinggi terkena Glaukoma. Bagi sebagian orang, tekanan bola mata yang lebih rendah sudah dapat merusak saraf optik.

APA ITU GLAUKOMA?

Glaukoma adalah penyakit pada syaraf penglihatan yang menyebabkan luas pandangan menyempit dan dapat berakhir dengan kebutaan. Tekanan bola mata yang tinggi dapat membahayakan dan menghancurkan sel-sel daripada syaraf/nervus opticus di mata. Begitu terjadinya kehancuran sejumlah sel-sel tersebut, suatu keadaan bintik buta (blind spot) mulai terbentuk dalam suatu lapang pandangan. Bintik buta ini biasanya dimulai dari daerah samping/tepi (perifer) atau daerah yang lebih luar dari satu lapang pandangan. Pada tahap lebih lanjut, daerah yang lebih tengah/pusat akan juga terpengaruh. Sekali kehilangan penglihatan terjadi, keadaan ini tidak dapat kembali normal lagi (ireversibel). Dibanyak negara termasuk Indonesia, Glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak.

BAGAIMANA TERJADINYA GLAUKOMA

Penyebab penyakit ini multi factor. Tekanan bola mata yang meninggi merupakan faktor utama. Tekanan bola mata yang meninggi ini, paling sering disebabkan oleh hambatan pengeluaran cairan bola mata (humour aquous).

JENIS DAN TIPE GLAUKOMA

Bila merujuk South East Asia Glaucoma Interest Group (http://www.seagig.org), ada berbagai jenis Glaukoma, yakni Primary Open Angle Glaucoma (Glaukoma sudut terbuka), Acute/chronic closed angle glaucoma (Glaukoma sudut tertutup), Normal Tension Glaucoma, congenital glaucoma, pigmentary glaucoma dan secondary glaucoma.

Tipe pertama, Primary open angle glaucoma (Glaukoma sudut terbuka). Tipe ini merupakan yang paling umum/sering pada Glaukoma dan terutama terjadi pada orang lanjut usia (di atas 50 tahun). Penyebabnya adalah peningkatan tekanan di dalam bola mata yang terjadi secara perlahan-lahan. Rata-rata tekanan normal bola mata adalah 14 sampai 16 milimeter air raksa (mmHg). Tekanan sampai 20 mmHg masih dalam batas normal. Tekanan di atas atau sama dengan 22 mmHg diperkirakan patut dicurigai menderita Glaukoma dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tipe kedua, Normal tension glaucoma (Glaukoma bertekanan normal). Glaukoma bertekanan normal adalah suatu keadaan dimana terjadi kerusakan yang progresif terhadap syaraf/nervus opticus dan terjadi kehilangan lapang pandangan meski tekanan di dalam bola matanya tetap normal. Tipe glaukoma ini diperkirakan ada hubungannya, meski kecil, dengan kurangnya sirkulasi darah di syaraf/nervus opticus, yang mana mengakibatkan kematian dari sel-sel yang bertugas membawa impuls/rangsang tersebut dari retina menuju ke otak. Sebagai tambahan, kerusakan yang terjadi karena hubungannya dengan tekanan dalam bola mata juga bisa terjadi pada yang masih dalam batas normal tinggi (high normal), jadi tekanan yang lebih rendah dari normal juga seringkali dibutuhkan untuk mencegah hilangnya penglihatan yang lebih lanjut. Glaukoma bertekanan normal ini paling sering terjadi pada orang-orang yang memiliki riwayat penyakit pembuluh darah, orang Jepang atau pada perempuan.

Tipe ketiga, Angle closure glaucoma (Glaukoma sudut tertutup). Glaukoma sudut tertutup paling sering terjadi pada orang keturunan Asia dan orang-orang yang penglihatan jauhnya buruk, juga ada kecenderungan untuk penyakit ini diturunkan di dalam keluarga, jadi bisa saja di dalam satu keluarga anggotanya menderita penyakit ini. Pada orang dengan kecenderungan untuk menderita Glaukoma sudut tertutup ini, sudutnya lebih dangkal dari rata-rata biasanya. Karena letak dari jaringan trabekular meshwork itu terletak di sudut yang terbentuk dimana kornea dan iris bertemu, makin dangkal sudut maka makin dekat pula iris terhadap jaringan trabecular meshwork. Kemampuan dari cairan mata untuk mengalir/melewati ruang antara iris dan lensa menjadi berkurang, menyebabkan tekanan karena cairan ini terbentuk di belakang iris, selanjutnya menjadikan sudut semakin dangkal. 
Jika tekanan menjadi lebih tinggi membuat iris menghalangi jaringan trabecular meshwork, maka akan memblok aliran. Keadaan ini bisa terjadi akut atau kronis. Pada yang akut, terjadi peningkatan yang tiba-tiba tekanan dalam bola mata dan ini dapat terjadi dalam beberapa jam serta disertai nyeri yang sangat pada mata. Mata menjadi merah, kornea membengkak dan kusam, pandangan kabur, dsb. Keadaan ini merupakan suatu keadaan yang perlu penanganan segera karena kerusakan terhadap syaraf opticus dapat terjadi dengan cepat dan menyebabkan kerusakan penglihatan yang menetap. Tidak semua penderita dengan glaukoma sudut tertutup akan mengalami gejala serangan akut. Bahkan, sebagian dapat berkembang menjadi bentuk yang kronis. Pada keadaan ini, iris secara bertahap akan menutup aliran, sehingga tidak ada gejala yang nyata. Jika ini terjadi, maka akan terbentuk jaringan parut diantara iris dan aliran, dan tekan dalam bola mata tidak meningkat sampai terdapat jumlah jaringan parut yang banyak. Serangan akut bisa dicegah dengan memberikan pengobatan. Berdasarkan hasil survey epidemiologi, glaukoma sudut tertutup lebih sering terjadi di Asia Timur, khususnya keturunan Tionghoa.

Tipe keempat, Pigmentary glaucoma. Pigmentary glaucoma adalah suatu bentuk yang diturunkan dari bentuk Glaukoma sudut terbuka yang mana kejadiannya lebih banyak terjadi pada laki-laki dari pada perempuan. Orang yang dengan miop (berkaca mata minus) biasanya yang lebih sering terkena. Bentuk anatomi dari mata merupakan faktor kunci untuk berkembangnya bentuk ini.

Tipe kelima, Congenital glaucoma. Bentuk ini adalah bentuk yang jarang terjadi, yang disebabkan oleh system pengaliran cairan mata yang abnormal. Ini bisa terjadi pada waktu lahir atau berkembang di kemudian hari. Para orang tua bisa mengetahui jika anaknya menderita kelainan ini dengan cara memperhatikan apakah anaknya sensitif terhadap cahaya, mata yang besar dan berawan/kusam atau mata berair berlebihan. Biasanya diperlukan tindakan bedah untuk menanganinya.

Tipe keenam, Secondary glaucoma. Bentuk ini adalah sebagai hasil dari kelainan mata lainnya seperti trauma, katarak, atau radang mata. Penggunaan obat-obat golongan steroid (kortison) juga mempunyai kecenderungan untuk meningkatkan tekanan di dalam bola mata.

KELUHAN-KELUHAN PENDERITA GLAUKOMA

Glaucoma kronis, nyaris tanpa keluhan. Bila mempunyai factor-faktor dan resiko seperti di atas, sebaiknya anda memeriksakan diri pada dokter mata.
Glaucoma Akut, tiba-tiba mata anda sakit, merah, melihat pelangi disekitar sumber cahay (lampu), dapat sakit kepala, mual sampai muntah. Bila hal ini terjadi, segeralah ke dokter mata.

PETUNJUK BAGI PENDERITA GLAUKOMA

1. Simpan dan pergunakan obat sesuai petunjuk dokter, jangan sampai kehabisan obat.
2.   Kontrol yang teratur untuk mengetahui kondisi mata anda kemungkinan adanya perubahan pengobatan (4-6 bulan sekali, dan bila terjadi seorang an segera ke Rumah Sakit Mata terdekat)
Jangan minum berlebihan, sekali minum cukup segelas air. Bila anda suka minum kopi, batasilah hanya secangkir sehari.
3.   Hindari ruang gelap (seperti bioskop, ruang pertunjukan opera dst)
4. Hindari kerja fisik dan mental yang berlebihan. Hindari kemungkinan mengangkat beban yang berat (5-10 kg).
Tidur dan istirahat yang cukup.
5.   Katakanlah dimanapun anda berobat bahwa anda penderita Glaukoma. Gunakanlah pola hidup dan makan yang sehat.

Semoga bermanfaat....!

(Dirujuk dari berbagai sumber, dapat di eksplorasi di Google)





 

"BELAJAR DARI MUSA, PEMIMPIN YANG MENGAMATI DAN BERSEDIA MENYIMPANG"


Selama 40 tahun Musa menjadi seorang gembala. Mengalami suka dan duka untuk menjaga dan memelihara domba-domba yang dipercayakan kepadanya. Di Gunung Horeb, malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Musa dalam belukar duri yang menyala. Api menjadi simbol kehadiran Tuhan. Reaksi Musa: Terkejut, kuatir, dan takut. Musa diminta untuk menggalkan kasutnya.

Mungkin Musa bukan sosok pemimpin yang kita harapkan, namun beginilah cara Tuhan bekerja. Memakai orang-orang yang tidak sempurna untuk memajukan Kerajaan Allah. Dalam upayanya untuk menolong seorang budak, Musa membunuh seorang mandor Mesir, menyembunyikan mayatnya, dan namanya masuk ke dalam daftar orang yang dicari (Kel 2:11-15).  Yang perlu kita catat, Musa menjadi seorang pemimpin bukan karena kepentingan dan  ambisi pribadi. Bukan pula karena haus kekuasaan dan gila hormat. Yang Musa lakukan adalah keluar dari zona aman (atau hidup  yang berpusat pada diri sendiri) untuk berpihak dan membela orang-orang Israel yang tertindas dan teraniaya.

Musa dipakai Tuhan untuk memimpin orang-orang Israel kembali ke Kanaan. Sebuah perjalanan panjang, yang membutuhkan kesabaran, kelemah-lembutan, ketekunan, kerendah hatian dan  penyerahan yang penuh kepada Tuhan. Perenungan kita: Seorang pemimpin tidak dilahirkan, tetapi dibentuk oleh Tuhan melalui berbagai proses kehidupan. Melalui banyak suka dan duka, kita belajar untuk sabar, lemah-lembut, tekun, rendah hati dan bersandar kepada Tuhan. Jangan lupa, Tuhan bisa saja mengubah hidup seseorang untuk menjadi alat di tangan-Nya.

Persoalannya sekarang adalah, maukah kita menjadi orang-orang yang dipakai oleh Tuhan untuk menjadi orang-orang yang berpihak kepada mereka yang tertindas dan teraniaya, dan  tidak menjadi seorang penonton, atau orang-orang yang diam dan berpangku tangan? Semoga! (Materi PAW GKI Samanhudi, 25 September 2014)